4 Alasan Kenapa Kamu Harus Punya Nomor Telepon Darurat di Ponsel

4 Alasan Kenapa Kamu Harus Punya Nomor Telepon Darurat di Ponsel

Kalian mungkin pernah memperhatikan ada pola yang seringkali ditemui di setiap jenis potongan film saat berada di situasi genting.

Biasanya, mereka akan menghubungi nomor telepon darurat. Tentunya hal ini bukan hanya terjadi di dalam film saja.

Alasan Kenapa Harus Punya Nomor Telepon Darurat

Tidak ada yang tahu kapan kita harus menghubungi pihak kepolisian, tim pemadam kebakaran, hingga bala bantuan UGD dari rumah sakit terdekat.

Karena itu, di bawah ini ada beberapa penjelasan mengapa kalian harus menyimpan nomor telepon darurat di ponsel untuk situasi tak terduga yang terjadi dalam hidup.

1.Nomor Darurat di Indonesia Tidak Terpusat Pada Satu Saluran Saja

Hal ini patut disayangkan. Indonesia tidak memiliki nomor telepon darurat universal yang bisa melayani masyarakat dalam berbagai situasi genting yang berbeda.

Sama halnya di beberapa negara lain seperti Amerika Serikat dengan 911 nya. Namun belum lama ini Telkom meluncurkan saluran 108 yang difungsikan sebagai sumber berbegai informasi umum bagi masyarakat.

Dari mulai rumah sakit atau apotek 24 jam terdekat hingga informasi jalan tol, 108 bisa dikatakan sebagai permulaan yang baik untuk membuat semuanya terpusat pada satu saluran saja.

2.Ada Banyak Nomor Darurat Yang Perlu Diingat Untuk Berbagai Jenis Situasi Genting

Fakta bahwa nomor darurat yang tidak terpusat pada satu saluran saja tidak berbanding lurus dengan berbagai jenis situasi genting yang dapat terjadi di kehidupan sehari-hari.

Salah satu dari situasi ini terjadi dan sifatnya harus segera di tangani, misalnya dalam kasus kebakaran, sulit rasanya untuk mengingat nomor mana yang harus kita hubungi meskipun mayoritas dari kontak emergency ini hanya rangkaian dari tiga nomor saja.

Berikut ini beberapa nomor telepon darurat yang penting untuk kalian catat dan simpan di ponsel:

  • Nomor Polisi: 110.
  • Nomor Ambulans: 118 dan 119.
  • Nomor Pemadam Kebakaran: 113 atau 1131.
  • Nomor Badan Search and Rescue (SAR) Nasional: 115.
  • Nomor Posko Bencana Alam: 129.
  • Nomor Perusahaan Listrik Negara (PLN): 123.
  • Nomor Darurat Telepon Seluler dan Satelit: 112.
  • Nomor Penerangan Informasi Umum: 108.

3.Tidak Semua Nomor Telepon Darurat Sesederhana Tiga Nomor Saja

Selain dari beberapa nomor telepon darurat yang telah disebutkan sebelumnya, ada beberapa saluran lain tidak kalah penting untuk dicatat.

Sayangnya, beberapa hotline pertolongan ini tidak terdiri dari tiga nomor saja melainkan rangkaian dari lebih banyak nomor serta ekstensi yang menjadi tantangan untuk diingat. Beberapa di antaranya adalah:

  • Ambulans untuk di wilayah Jakarta: 021-65303118.
  • Komnas HAM: 021-3925230.
  • Komnas Perempuan: 021-3903963
  • Komisi Perlindungan Anak Indonesia: 021-319015
  • Bantuan saat terjadi kasus Keracunan: 021-4250767 atau 021-4227875.
  • Pencegahan bunuh diri: 021-7256526, 021-7257826, 021-7221810.
  • Konseling masalah kejiwaan Direktorat Bina Pelayanan Kesehatan Jiwa Kemenkes RI: Hotline 500-454.

4.Jarak Antar Rumah di Indonesia Yang Umumnya Saling Berdekatan

Hal ini dimaksudkan untuk salah satu situasi genting yang sering kali terjadi di Indonesia entah karena kelalaian atau factor cuaca yang panas seperti kebakaran.

Saat terjadi kebakaran, seseorang perlu bertindak sedemikian cepat untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran. Terlebih lagi, jarak antar rumah di Indonesia biasanya saling berdekatan dan membuat kebakaran di satu titik dapat dengan mudahnya menjalar ke tempat lain.

Itulah 4 alasan umum yang harus kalian perhatikan. Karena keempat hal inilah, kalian disarankan untuk menyimpan nomor telepon darurat tersebut. Semoga artikel ini bermanfaat.

Author Image
Howas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *